Pengalaman 9 menit baca

12 Selebriti Indonesia yang Ternyata Penerima Beasiswa ke Luar Negeri

Dari panggung hiburan ke kampus terbaik dunia — ternyata banyak artis favoritmu yang juga penerima beasiswa!


· 936 views

Artis Indonesia Bukan Cuma Soal Glamor — Mereka Juga Berprestasi Akademik

Siapa bilang jadi artis harus mengorbankan pendidikan? Ternyata, banyak selebriti Indonesia yang tidak hanya bersinar di panggung hiburan, tetapi juga membuktikan diri di kampus-kampus terbaik dunia. Yang lebih mengejutkan lagi, sebagian besar dari mereka mendapatkan beasiswa — mulai dari LPDP hingga beasiswa dari universitas internasional. Inilah bukti bahwa bakat dan akademik bisa berjalan beriringan.

Daftar ini bukan sekadar gosip selebriti. Ini adalah inspirasi nyata bahwa kamu — ya, kamu yang sedang membaca ini — juga punya kesempatan yang sama untuk kuliah di luar negeri dengan beasiswa. Kalau mereka bisa membagi waktu antara karir dan kuliah, kamu yang fokus penuh pasti bisa lebih!

1. Maudy Ayunda — Oxford University & Stanford University (Beasiswa LPDP)

Maudy Ayunda adalah nama yang paling identik dengan kombinasi selebriti dan beasiswa di Indonesia. Ia menyelesaikan S1 di Oxford University, Inggris, dengan jurusan Philosophy, Politics, and Economics (PPE) dan lulus cum laude pada 2016. Setelah itu, ia melanjutkan double degree MBA dan MA (Education) di Stanford University dengan beasiswa LPDP. Maudy membuktikan bahwa passion di musik dan komitmen pada pendidikan bukanlah hal yang saling bertentangan.

Yang bisa kamu pelajari: Maudy menunjukkan bahwa personal branding yang kuat bisa menjadi nilai tambah dalam aplikasi beasiswa. Ceritakan keunikanmu!

2. Gita Gutawa — University of Birmingham & London School of Economics (Beasiswa LPDP)

Putri komposer legendaris Erwin Gutawa ini tidak hanya mewarisi bakat musik ayahnya, tetapi juga semangat belajar yang luar biasa. Gita menyelesaikan S1 di University of Birmingham, Inggris, jurusan Economics. Kemudian ia meraih beasiswa LPDP untuk S2 di London School of Economics and Political Science (LSE) dengan program Master of Science di bidang Culture and Society, lulus pada 2015.

Yang bisa kamu pelajari: Background seni tidak menghalangi Gita untuk mendalami ilmu sosial dan ekonomi. Jangan batasi dirimu pada satu bidang saja.

3. Tasya Kamila — Columbia University (Beasiswa LPDP)

Mantan penyanyi cilik yang kita kenal sejak kecil ini ternyata tumbuh menjadi akademisi yang menginspirasi. Tasya Kamila meraih beasiswa LPDP untuk menempuh S2 di Columbia University, Amerika Serikat, dengan jurusan Master of Public Administration in Energy and Environmental Policy (2016-2018). Ia lulus dengan IPK 3.75 dan aktif di Sustainable Development Solutions Network - Youth di bawah PBB. Setelah lulus, Tasya telah menjadi pembicara di lebih dari 100 acara dan mengunjungi lebih dari 50 universitas di Indonesia untuk menginspirasi generasi muda.

Yang bisa kamu pelajari: Tasya menunjukkan bahwa beasiswa bukan sekadar untuk belajar — tetapi juga untuk memberi dampak setelah lulus. LPDP sangat menghargai kontribusi nyata.

4. Cinta Laura Kiehl — Columbia University

Cinta Laura diketahui kuliah di Columbia University, New York — salah satu universitas Ivy League terbaik dunia. Ia mengambil double degree di jurusan Psychology dan German Literature, dan lulus dengan predikat cum laude berkat IPK 3.9 yang mengesankan. Yang lebih mengagumkan, ia menyelesaikan dua gelar sarjana hanya dalam waktu 3 tahun! Selama kuliah, ia juga aktif sebagai asisten pengajar untuk Prof. Herbert Terrace di Department of Cognitive Psychology.

Yang bisa kamu pelajari: Cinta Laura pernah diterima di 7 universitas di Amerika sekaligus. Jangan takut mendaftar ke banyak kampus — semakin banyak pilihan, semakin besar peluangmu.

5. Isyana Sarasvati — Nanyang Academy of Fine Arts & Royal College of Music (Beasiswa Institusi)

Musisi jenius Indonesia ini mendapat beasiswa dari pemerintah Singapura untuk belajar di Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA) saat masih kelas 2 SMA. Yang luar biasa, Isyana mendapat jalur fast track yang memungkinkannya langsung kuliah S1 tanpa menyelesaikan SMA secara formal. Di NAFA, ia meraih Diploma Music Performance pada 2013, kemudian Bachelor of Music. Isyana juga melanjutkan studi di Royal College of Music, Inggris, dengan beasiswa dari lembaga tersebut. Penting dicatat: Isyana sendiri telah mengklarifikasi bahwa ia bukan penerima beasiswa LPDP — beasiswanya berasal dari institusi pendidikan yang bersangkutan.

Yang bisa kamu pelajari: Beasiswa bukan hanya dari pemerintah. Banyak institusi pendidikan yang memberikan beasiswa berdasarkan bakat — terutama di bidang seni dan musik.

6. Mikha Tambayong — Harvard University

Aktris berbakat ini menyelesaikan S1 Hukum di Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan predikat cum laude, lalu melanjutkan S2 ke Harvard Business School melalui program International Management. Mikha menjalani studi di dua kampus — UPH dan Harvard — masing-masing selama satu tahun. Ia berhasil meraih gelar Master of Management (MM) dari Harvard, dengan sebagian studi dilakukan secara online akibat pandemi. Mikha mendedikasikan gelar masternya untuk mendiang ibunya.

Yang bisa kamu pelajari: Program joint-degree atau dual-campus bisa menjadi pintu masuk ke universitas top dunia. Eksplorasi semua jalur yang tersedia!

7. Alyssa Soebandono — Monash University, Australia

Aktris dan presenter ini menempuh S1 di Monash University, Australia, dengan biaya pribadi — dan menyelesaikannya dalam waktu hanya 2 tahun 8 bulan di usia 19 tahun! Untuk S2, Alyssa mendapatkan beasiswa penuh dari London School of Public Relations. Penting untuk dicatat bahwa Alyssa sendiri telah mengklarifikasi bahwa ia bukan penerima beasiswa LPDP seperti yang sempat beredar di media.

Yang bisa kamu pelajari: Tidak semua beasiswa harus dari pemerintah. Beasiswa dari institusi swasta juga bisa menanggung penuh biaya pendidikanmu.

8. Sandhy Sondoro — Kuliah Arsitektur di Jerman

Penyanyi "Malam Biru" ini memiliki kisah pendidikan yang penuh perjuangan. Sandhy pergi ke Jerman untuk kuliah arsitektur dan lulus pada 1998. Selama kuliah, ia bekerja sebagai pencuci piring untuk membiayai hidup dan pendidikannya. Di sela-sela kuliah, ia mulai mengamen di jalanan Berlin — sebuah aktivitas yang ia lakukan selama 13 tahun dan yang akhirnya membentuk karakter musiknya yang khas. Album perdananya "Why Don't We" dirilis di Jerman pada 2008 sebelum akhirnya ia kembali menggemparkan Indonesia dengan "Malam Biru".

Yang bisa kamu pelajari: Sandhy membuktikan bahwa perjuangan selama kuliah di luar negeri bisa membentuk karakter dan karir yang luar biasa. Jangan takut dengan kesulitan — jadikan itu bahan bakar suksesmu.

9. Acha Septriasa — Limkokwing University, Malaysia (Beasiswa LPDP)

Aktris "Heart" ini meraih beasiswa LPDP untuk menempuh studi di Limkokwing University of Creative Technology, Malaysia, dengan jurusan Mass Communication. Acha memilih jurusan ini untuk menunjang karirnya di dunia perfilman Indonesia, dan berhasil menyelesaikan studinya pada 2011.

Yang bisa kamu pelajari: Beasiswa LPDP tidak hanya untuk universitas di Eropa atau Amerika. Malaysia juga punya institusi berkualitas yang diakui LPDP.

10. Mutiara Annisa Baswedan — Harvard University (Beasiswa LPDP)

Putri Anies Baswedan ini meraih beasiswa LPDP untuk menempuh S2 di Harvard University dengan program Master of Education (MEd) dalam Education Policy and Analysis. Sebelumnya, Mutiara menyelesaikan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Ia juga pernah menjadi delegasi resmi UI untuk Harvard National Model United Nations dan finalis ASEAN Youth Ambassador dari Indonesia pada 2019.

Yang bisa kamu pelajari: Prestasi non-akademik seperti MUN dan program duta pemuda sangat bernilai untuk aplikasi beasiswa. Bangun portofolio kepemimpinanmu sejak dini!

11. Najwa Shihab — Universitas di Australia

Jurnalis dan presenter terkenal Indonesia ini diketahui menempuh pendidikan di Australia untuk memperdalam ilmu jurnalistik dan komunikasi. Najwa kemudian menjadi salah satu jurnalis paling berpengaruh di Indonesia, membuktikan bahwa pendidikan internasional membuka perspektif global yang sangat berharga dalam profesi media.

Yang bisa kamu pelajari: Pendidikan di luar negeri tidak harus di universitas ranking satu dunia. Yang penting adalah bagaimana kamu memanfaatkan ilmu yang didapat untuk berkontribusi di Indonesia.

12. Jerome Polin Sijabat — Waseda University, Jepang (Beasiswa MEXT)

Meskipun lebih dikenal sebagai YouTuber, Jerome sebenarnya adalah mahasiswa beasiswa di salah satu universitas paling bergengsi di Jepang — Waseda University. Ia mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah Jepang (MEXT) untuk kuliah di jurusan Matematika. Channel YouTube-nya "Nihongo Mantappu" yang mendokumentasikan kehidupan kuliah di Jepang telah menginspirasi jutaan anak muda Indonesia untuk bermimpi kuliah di luar negeri.

Yang bisa kamu pelajari: Jerome membuktikan bahwa sharing pengalaman beasiswa melalui media sosial bisa menjadi ladang inspirasi sekaligus karir yang sukses.

Pola yang Bisa Kita Pelajari dari Para Selebriti Ini

Dari 12 selebriti di atas, ada beberapa pola menarik yang bisa menjadi pelajaran berharga:

1. LPDP adalah favorit. Mayoritas artis Indonesia yang kuliah ke luar negeri menggunakan beasiswa LPDP. Ini membuktikan bahwa LPDP memang terbuka untuk semua — termasuk figur publik — asalkan memenuhi syarat dan lolos seleksi.

2. Tidak harus mengorbankan karir. Maudy Ayunda tetap bermusik sambil kuliah di Oxford dan Stanford. Tasya Kamila tetap aktif di dunia hiburan sambil menyelesaikan S2 di Columbia. Karir dan pendidikan bisa berjalan beriringan.

3. Keunikan adalah kekuatan. Setiap artis membawa cerita unik ke dalam aplikasi beasiswa mereka. Personal branding yang kuat justru menjadi keunggulan, bukan hambatan.

4. Dampak setelah lulus itu penting. Yang membuat para selebriti ini berbeda adalah bagaimana mereka menggunakan pendidikan untuk memberi dampak — melalui advokasi, edukasi, dan inspirasi kepada jutaan orang Indonesia.

Beasiswa yang Digunakan Para Selebriti

Berikut rangkuman beasiswa yang digunakan oleh para selebriti Indonesia:

LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan): Maudy Ayunda, Gita Gutawa, Tasya Kamila, Acha Septriasa, Mutiara Baswedan. LPDP adalah program beasiswa pemerintah Indonesia yang menanggung penuh biaya kuliah S2 dan S3 di universitas terbaik dunia.

Beasiswa Institusi/Pemerintah Asing: Isyana Sarasvati (beasiswa pemerintah Singapura dan institusi), Jerome Polin (MEXT Jepang). Banyak negara memberikan beasiswa langsung kepada pelajar internasional berprestasi.

Biaya Pribadi/Beasiswa Swasta: Cinta Laura, Alyssa Soebandono, Mikha Tambayong. Tidak semua kuliah di luar negeri menggunakan beasiswa pemerintah — ada juga jalur beasiswa swasta dan program dual-campus.

Kamu Juga Bisa!

Pesan terpenting dari artikel ini sederhana: kalau mereka bisa, kamu juga bisa. Para selebriti ini tidak punya kemampuan supernatural — mereka punya tekad, persiapan, dan keberanian untuk mendaftar. Bedanya dengan kamu mungkin hanya satu: mereka sudah memulai, dan kamu belum.

Mulai sekarang, cari tahu beasiswa yang sesuai dengan minat dan latar belakangmu. Persiapkan dokumen, perbaiki kemampuan bahasa, dan yang paling penting — beranikan diri untuk mendaftar. Seperti yang dibuktikan oleh 12 selebriti di atas, pendidikan berkualitas di luar negeri bukan mimpi yang mustahil.

Temukan beasiswa yang cocok untukmu di beasiswa.net/daftar

Komentar & Diskusi

Komentar langsung tampil. Spam otomatis difilter.
Memuat komentar...